Terlihat pagar seng melingkari taman, sebagai tanda taman
sedang direnovasi. Tanah yang dulu tertutup rumput hijau pun kini menjadi merah akibat tanah dicangkul kembali.
Seluruh paving blok yang biasa digunakan pejalan kaki dan melingkari taman telah diganti baru. Tinggi pembatas taman dengan ruas jalan pun sedikit dipertinggi.
Tidak hanya itu, wajah Taman Suropati pun sepertinya akan berubah. Saat ini para pekerja tengah membuat beton setinggi satu meter berbentuk persegi panjang dengan lebar 2 meter dan panjang 10 meter tepat di tengah taman.
"Nggak tahu, katanya mau dikasih tanaman hias di atasnya," ujar salah seorang pekerja yang tengah sibuk menuangkan adonan semen, pasir dan koral, di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2009).
Di samping kanan kiri taman pun tengah dibuat bangunan berbentuk lingkaran yang nantinya juga akan diberi tanaman hias. Semua dilakukan demi mempercantik taman yang pernah dinobatkan sebagai taman nomor 1 di Jakarta ini.
Meski demikian dalam renovasi ini tidak menumbangkan satu pohon pun yang ada di taman. Pohon-pohon yang telah berusia ratusan tahun ini tetap dipertahankan.
Dari papan proyek yang berdiri di sekitar taman, diketahui jika proyek pedestrian ini melibatkan beberapa instansi pemerintah seperti, Departemen Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Pertamanan Kota dan Dinas Perindustrian dan Energi.
Untuk peningkatan penataan pedestrian dilakukan oleh PT Baita Sari dengan lama pengerjaan 90 hari. Peningkatan sarana dan prasarana yang merupakan program Dinas Pertamanan dilakukan oleh PT Multi Cipta Grahamas.
Pembangunan Pencahayaan Taman yang merupakan pekerjaan Dinas Perindustrian dan Energi proyeknya dilakukan oleh PT Harumaha Brothers.
(her/nwk)











































