"Ini sebenarnya kesalahan ada di sistem apa yang kita gunakan. Karena kita menggunakan democratic election, saya rasa satu-satunya cara dengan meningkatkan akselerasi parliamentary threshold menjadi lebih baik," ujar Wakil Ketua FPDIP DPR Ganjar Pranowo.
Hal itu disampaikan Ganjar dalam diskusi 'Menakar Check and Balances Parlemen' di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/10/2009).
Caranya, imbuh dia, dengan menaikkan PT yang tadinya hanya 2,5 persen. "Mungkin bisa menjadi 3 atau 3,5 persen atau kalau mau ekstrem kita bisa hingga 5 persen," jelas dia.
Peningkatan PT itu diterapkan sampai ke DPRD seluruh Indonesia. Dengan demikian polarisasi partai tidak terlalu banyak.
"Kalau itu nantinya bisa dilakukan, maka suara PT akan lebih nasional. Kemarin kan dari sekian partai hanya tinggal 9 partai, banyak yang kaget. Ini kalau bisa akan kami perjuangkan," tutur Ganjar.
(nwk/nrl)










































