Demikian komentar Presiden SBY menanggapi pro dan kontra terhadap KIB II. Hal ini dia sampaikan membuka sidang paripurna KIB II, Jumat (23/10/2009), di Kantor Setneg, Jakarta.
"Proses pemilihan saudara sebagai menteri kredibel dan akuntabel. Saya menyusun kabinet berdasar visi dan misi. Saya siap mempertanggungjawabkan," kata SBY.
Presiden mengakui banyak sekali tokoh yang punya kapasitas tidak kalah bila dibanding anggota KIB II. Tetapi belum tentu mereka adalah orang yang saat ini tepat dalam mewujudkan rencana kerja pemerintahan lima tahun ke depan.
Sebagai contoh SBY menyebut EE Mangindaan yang sebenarnya sudah hendak dia rekrut bergabung dalam KIB I dalam posisi sama di KIB II. Namun belakangan di lingkungan PD muncul kebutuhan untuk mengisi pimpinan Komisi II DPR 2004-2009 dan EE Mangindaan pada saat itu lebih dibutuhkan mengisi pos tersebut.
"Sekali lagi konsep the right person on the right place and the right time," tegas SBY.
Penyusunan KIB II pun berlangsung secara maraton dengan melibatkan banyak pihak berkompeten karena tujuan akhirnya adalah kesuksesan pemerintahan . Maka bila ada pihak yang menuding KIB II disusun secara gegabah, menurutnya tidak berdasarkan pada logika yang tepat.
"Ada yang bilang kenapa pilih ini, harusnya itu. Tapi kalau itu yang dipilih, dibilangnya harusnya yang sana. Kalau sana yang dipilih, harusnya sananya lagi," urai SBY memberikan ilustrasi.
(lh/nrl)











































