Sebelum pukul 09.00 WIB, Jumat (23/10/2009), para menteri telah hadir di ruang rapat di lantai 3 gedung utama Setneg, Jl Majapahit, Jakarta Pusat. Sembari menunggu rapat dimulai, mereka menyibukkan diri dengan mengobrol atau aktivitas lain.
Tiba-tiba saja pintu penghubung (connecting door) ruang rapat dengan ruang VVIP terbuka. Spontan petugas protokoler meminta para menteri untuk berdiri karena berpikir yang akan masuk adalah Presiden SBY dan Wapres Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak beberapa lama, connecting door terbuka lagi dan kali ini benar-benar SBY dan Boediono yang muncul dan semuanya pun diminta berdiri lagi.
(lh/nrl)











































