"Bedah mata itu perlu ketenangan, tentunya banyak stres," kata Thabrani saat dihubungi detikcom, Jumat (23/10/2009).
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini bisa memastikan Nila dalam keadaan sangat sehat. Hanya saja, katanya, itu tidak bisa dikaitkan dengan gagalnya Nila dalam tes kesehatan calon menteri.
"Kalau dari kesehatan, beliau sehat sekali, tapi tidak ada hubungannya. Mungkin itu fit and proper untuk jabatan tertentu (menteri). Nggak fit dari tekanan politik kali," tuturnya.
Anggota Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Does Sampurno, mengatakan gagalnya Nila tidak ada hubungannya dengan citra dokter Indonesia. Menurutnya, bisa jadi kondisi psikis Nila berbeda ketika menghadapi tes kesehatan calon menteri.
"Kalau untuk tes jadi menteri, mungkin detak jantung Bu Nila bisa jadi berbeda. Kalau sehari-hari mungkin beliau bisa," ujarnya.
(lrn/nrl)











































