"Kami menolak GDP yang akan berlangsung di Ambon. Ini buntut tidak terakomodirnya satupun putera Maluku yang masuk dalam jajaran Menteri KIB Jilid 2," ucap ketua Ketua I DPD KNPI Maluku Fadly Silawane, saat berorasi di halaman kantor Gubernur Maluku, Jl Pattimura Ambon, Kamis (22/10/2009).
Selain mengancam GDP, KNPI Maluku juga mempersalahkan elit politik dan DPRD Maluku. "DPRD Maluku lemah dalam posisi tawar di tingkat pusat. Apalagi tidak ada sikap sikap resmi Institusi DPRD Maluku kepada Presiden atau parpol pendukung," ujar Fadli.
Fadly Silawane mengatakan aksi yang dilakukan pihaknya ke gedung kantor Gubernur dan DPRD Maluku tidak ada pesanan dari siapapun dan murni aspirasi dari masyarakat.
KNPI Maluku, kata dia turut kecewa terhadap pemerintahan SBY-Budiono karena dalam pemilihan Presiden dan wakil presiden pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat dan partai Koalisi tersebut menang mutlak atas dua kandidat lainnya di Maluku.
"Atas dasar kemenangan tersebut maka Maluku mestinya harus diperhitungkan untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Kok hasilnya tidak satupun putera Maluku yang diperhitungkan,” kesal Silawane.
Sementara itu, Ketua Fraksi Kebangsaan DPRD Maluku Lutfy Sanaky mengatakan Gong Perdamaian Dunia yang akan dilaksanakan di Maluku pada tanggal 15 November nanti bukan merupakan kepentingan nasional, tapi merupakan kepentingan Dunia. Penegasan tersebut disampaikan Lutfy Sanaky terkait dengan keinginan DPD KNPI Maluku yang menyatakan menolak pelasanaan Gong Dunia di Maluku. Dia mengatakan Gong Perdamaian tersebut tidak terkait dengan kepentingan politik maupun sistim demokrasi apapun, sehingga dia tidak setujuh kalau KNPI menolak pelaksnaan Gong perdamaian di Maluku.
Lutfy Sanaky berharap agar DPD KNPI Maluku bersikap positif dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi saat ini baik di Pusat maupun di daerah. Menurut Dia pelaksanaan Gong perdamaian di Maluku merupakan langkah yang strategis bagi peningkatan pembangunan di Maluku karena dihadiri oleh Negara luar yang nantinya dapat melihat secara langsung kondisi di Maluku. Selain itu kegiatan Gong Perdamaian juga merupakan langkah promosi Maluku ke Dunia Internasional.
Pantauan detikcom, aksi demo KNPI Maluku, tidak ditemukan satupun spanduk maupun poster seperti demo biasanya. Para pemuda yang tergabung dalam KNPI Maluku ini dating dengan menggunakan jaket biru kebesarannya dan hanya menenteng megaphone. Kendati demikian, aksi ini menapat perhatian warga dan para pegawai Gubernuran dan DPRD.
(han/djo)










































