"Berkembang atau tidaknya tergantung dari masyarakat. Kalau dilawan tidak akan berkembang, kalau dibiarkan akan berkembang subur," ujar Ketua Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Menko Polhukam Ansyaad Mbai.
Ansyaad mengatakan itu usai diskusi "Kepemimpinan SBY, Gerakan Terorisme dan Masa Depan Demokrasi Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
Menurut Ansyaad, dengan matinya Noordin M Top dan orang-orang terdekatnya, gerakan ideologi teroris tidak akan berhenti. Ancaman dari para teroris akan tetap ada. "Tapi tidak bisa diprediksi kapan waktunya," imbuh dia.
Noordin M Top tewas dalam penggerebekan Densus 88 di Solo, Jawa Tengah pada 17 September 2009. Pada 9 Oktober lalu Densus juga menggerebek sebuah rumah kos di sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah. Dalam penggerebekan itu tewas Syaifudin Zuhri dan M Syahrir.
(nik/iy)











































