"Menurut saya bagus, karena kita lihat latar belakang pendidikannya dokter dari Harvard, dari universitas ternama," kata Fahmi saat dicegat wartawan di depan kediaman Nila Juwita Anfasa Moeloek, di komplek Mikasa B3, Parta Kuningan, Jaksel, Kamis (22/10/2009).
Fahmi sendiri mengaku belum pernah bertemu dengan Endang. Namun, ia yakin Endang dapat menjalankan tugasnya sebagai menkes dengan baik.
"Dari universitas ternama Havard, pasti paham soal kesehatan masyarakat," imbuhnya.
Saat ditanya soal kedekatan Endang dengan proyek AS, Namru-2, Fahmi enggan berkomentar. "Saya tidak berani komentar tentang itu, posisi menteri adalah hak presiden," elaknya.
(ape/nrl)











































