"Kita akan minta penjelasan kepada dia karena kita sudah minta ini tidak terjadi lagi," ujar Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2009). Komisi IX merupakan mitra Depkes.
Menurut Ribka, pihaknya sudah sepakat agar Depkes tidak bekerjasama lagi dengan Namru karena ada kepentingan Amerika Serikat di balik kerjasama itu.
"Sudah diundangkan 5 persen anggaran kesehatan di APBN. Jangan lagi melirik-lirik ke Amerika," kata politisi PDIP bergelar dokter ini.
Sebelumnya dalam perbincangan dengan detikcom, Endang mengaku akan menjalin kerjasama dengan Namru.
"Mungkin akan ada (kerjasama), tapi bentuknya akan lain. Mungkin akan seperti apa yang dibentuk Bu Menkes sebelumnya," kata Endang saat dihubungi detikcom, Kamis (22/10/2009).
Siti Fadilah Supari pada Rabu malam menyatakan, surat resmi penghentian kerjasama dengan Namru resmi dilayangkan dubes AS di Indonesia tanggal 16 Oktober 2009. "Jadi perjanjian yang diawali 16 Januari 1970 sudah resmi berakhir 16 Oktober kemarin," ujarnya. Dia berharap kerjasama yang setara dengan AS, dengan tidak melibatkan militer.
(nik/nrl)










































