"Yang mengejutkan adalah menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) pindah jadi menteri pertahanan. Ini sebuah keanehan," kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf, saat dihubungi detikcom, Rabu (21/10/2009) malam.
Menurut Maswadi, ketidaksiapan Purnomo karena kurangnya pengalaman pria asal Semarang, Jawa Tengah, itu, di bidang pertahanan nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Maswadi menambahkan, Presiden SBY dan para menterinya harus bekerja keras. Terutama dengan latar belakang menterinya yang berbeda dengan bidang yang ditanganinya.
"Melihat hal itu presiden harus melakukan evaluasi menyeluruh, paling tidak untuk 100 hari kerja dan cepat mengambil tindakan tegas untuk reshuffle kabinet," pungkasnya.
(nov/irw)











































