Tebak Manggis Calon Menteri Ala Cikeas

Tebak Manggis Calon Menteri Ala Cikeas

- detikNews
Rabu, 21 Okt 2009 21:45 WIB
Tebak Manggis Calon Menteri Ala Cikeas
Bogor - Anda yang menjalani masa kanak-kanak di era 70-an pasti mengenal permainan tebak buah manggis. Yaitu menebak daging buah manggis dengan cara menghitung jumlah bilah pada bagian pangkal.

Kurang lebih seperti itulah yang wartawan lakukan selama tiga hari meliput audisi calon anggota Kabinet Indonesi Bersatu (KIB) II di Cikeas, Bogor, 17-19 Oktober 2009. Menebak departemen atau kementerian apa yang akan ditempati si calon menteri berdasar pernyataan ala kadarnya dari yang bersangkutan.

Setelah diterima SBY-Boediono, setiap kandidat diminta memberi keterangan kepada pers. Namun materi yang disampaikan terlalu umum dan tidak secara eksplisit mengindikasikan pos departemen dan kementeriann apa yang hendak mereka pimpin lima tahun ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua ngomong ekonomi, semua kesejahteraan rakyat," gerutu seorang wartawati yang kelabakan 'menerjemahkan' pemaparan para calon menteri yang berputar-putar pada isu yang sama.

Sepertinya ada semacam arahan keterangan pers disampaikan sedemikian rupa oleh para calon menteri agar tidak terang-terangan mengisyaratkan pos departemen. Sebab hanya Presiden SBY yang mengumumkan kabinetnya yang baru secara langsung.

"Mereka kan menghormati hak prerogatif presiden. Jadi sabar sajalah sampai nanti presiden umumkan sendiri," komentar Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng tentang jawaban seragam calon menteri.

Menurut jadwal, struktur dan komposisi KIB II akan Presiden SBY umumkan menjelang malam hari ini, Rabu (21/10/2009), di Istana Negara, Jakarta. Selain mengumumkan, SBY juga menjelaskan cakupan tugas dan target setiap pos kementerian dan departemen.

Bisa jadi akan ada banyak kejutan dalam pengumuman dan penjelasan SBY. Sebab posisi menteri siapa dan di departemen mana Anda ketahui dari media massa belakangan ini sebatas prakiraan plus karena satu dan lain hal sangat mungkin terjadi perubahan dalam jam-jam terakhir hingga berbeda dengan versi resmi nanti.

"Hehehe...ada beberapa yang terbalik," komentar Mallarangeng tentang daftar pos menteri yang beredar di media massa.
(lh/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads