"Komunikasi politik sudah baik, tetapi yang belum ketemu repositioning dari
masing-masing. Ibu Mega memikirkan bagaimana partai ke depan," kata Pramono Anung di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jaksel, Rabu (21/10/2009).
Menurut Pram, yang menjadi penyebab tak kunjung didapatkannya titik temu antara SBY dan PDIP adalah faktor ideologis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
karakter PDI Perjuangan," katanya.
Soal posisi PDIP sebagai mitra strategis-kritis pemerintah, Pramono mengatakan
partainya akan tetap mengkritisi kebijakan yang tidak prorakayat. Sebaliknya, untuk
kebijakan yang prorakyat, PDIP akan mendukungnya.
"Seperti kasus Bank Century. Sikap kritis PDI Perjuangan akan jadi warna karena
karakter dasar PDI Perjuangan sebagai partai marhaen, kaum wong cilik. Itulah yang
akan mewarnai lima tahun ke depan," jelasnya.
(lrn/nrl)











































