kantornya. Adakah pesan khusus untuk TNI ke depan?
"Perwira menengah dan tinggi harus lebih bersahaja dan profesional," kata Juwono saat ditemui di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2009).
Juwono mengaku, sudah mengimbau seluruh perwira menengah dan tinggi TNI agar selalu hidup sederhana. Mengingat, minimnya anggaran tetap akan menjadi masalah utama TNI.
"Saya pernah menyampaikan kalau perwira mempunyai moge (motor gede) jangan digunakan melintas di depan prajurit," imbuhnya.
Keteladanan menteri pertahanan selanjutnya, lanjut Juwono, akan menjadi pengaruh besar bagi bawahan. "Unsur psikologis tersebut yang membuat prajurit respect dengan kondisi terbatas," tuturnya.
Menurut Juwono, sudah selayaknya perwira TNI lebih menonjolkan keteladanan
sebagai tentara rakyat. Jangan sampai ada kecemburuan sosial di kalangan
internal saat kondisi anggaran serba terbatas.
"Karena tentara kita ini tentara perjuangan jadi keteladanan hidup itu penting dalam alam perjuangan," tandasnya.
(ape/mad)











































