"Ini saya lagi di perjalanan ke sana. Desa itu memang ada. Kebetulan katanya memang banyak korban tsunami yang kerja di sana karena lahan di sana itu produksi sayur mayur," kata Sekjen Komnas PA Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Selasa (21/10/2009).
Arist mengatakan, dirinya akan bekerjasama dengan kepolisian setempat untuk mencari alamat lengkap dan nama asli ibu kandung M.
"Kita mau cek dulu desa itu. Namanya saja masih kacau balau nggak tahu siapa. Tapi kalau memang ada di situ pasti ya sudah ramai karena banyak di media," jelasnya.
M jadi tersangka pembunuhan ibu angkatnya, Etty Rochyati (55). Motif pembunuhan diduga karena kesal dan sakit hati dimarahi Etty. M mengaku memukul ibunya dengan balok dan martil saat sedang nonton TV. Dia juga mengaku menikam punggung ibunya dengan pisau. Setelah itu, dia mengaku menyeret korban ke parit.
Bocah yang merupakan korban tsunami itu sangat merindukan ibu kandungnya dan ingin bertemu. Kondisi kejiwaan M dinilai normal.
(gus/iy)











































