Β
Hal ini yang dirasakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Di hari pertamanya tak menjabat lagi sebagai wapres, JK pun langsung merasakan bagaimana tak enaknya terperangkap kemacetan.
Saat hendak ke Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Selasa (20/10/2009) malam, untuk menghadiri peringatan HUT ke-45 Partai Golkar, JK terjebak kemacetan. Meskipun JK masih dikawal oleh satu mobil patroli polisi dan dua voorijder, namun sirene kendaraan itu tak kuasa menahan laju mobil lain. Beda halnya ketika masih menjadi wapres, 15 menit sebelum JK lewat, jalanan sudah 'dibersihkan' dari kendaraan.
"Maaf agak telat, saya terkena macet," ujar JK kepada Aburizal Bakrie (Ical) ketika tiba di lokasi acara, sambil menjabat tangannya. Ical dan sejumlah pengurus baru partai berlambang beringin itu pun langsung tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu hari sebelum melepas jabatannya, mantan ketua umum Partai Golkar ini memang telah memprediksi jika kemacetan akan menjadi 'momok' baginya setelah melepas status wapresnya.
"Saya tidak post power syndrome, kendala saya satu-satunya adalah kemacetan," guyon JK saat berbincang dengan pemimpin-pemimpin media di rumah dinasnya, pada Senin pagi lalu. (gun/rdf)











































