12 DPW PKB Tolak Helmy Faishal Jadi Menteri

12 DPW PKB Tolak Helmy Faishal Jadi Menteri

- detikNews
Selasa, 20 Okt 2009 20:06 WIB
12 DPW PKB Tolak Helmy Faishal Jadi Menteri
Jakarta - 12 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak Helmy Faishal Zaini menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Mereka meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar tidak melantik Helmy Faishal.

"Kami minta kepada bapak presiden agar tidak memilih dan melantik saudara Helmy Faishal Zaini," ujar Ketua DPW Bali Syamsul Hadi di Galeri Kafe, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2009).

12 DPW yang menolak tersebut antara lain Bali, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Nangroe Aceh Darussalam, Papua, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Syamsul, alasan DPW PKB menolak Helmy menjadi menteri karena yang bersangkutan dinilai belum layak serta belum memberikan kontribusi maksimal terhadap partai. Syamsul juga menambahkan track record Helmy di kepengurusan DPD maupun DPR RI tidak pernah memberikan gagasan yang bermanfaat bagi partai.

"Kami menilai saudara Helmy Faishal belum memberikan kontribusi yang mumpuni," tutur dia.

Syamsul berharap agar SBY bisa meninjau kembali rencana pengangkatan Helmy Faishal sebagai menteri. "Kita khawatir, ke depan Helmy justru akan membebani kinerja Presiden SBY," kata Syamsul.

Sementara mengenai batas waktu pengumuman menteri, Syamsul mengaku selagi memang belum dilantik, komposisi menteri masih bisa berubah. Kalau sampai Helmy tetap dilantik, lanjut dia, DPW akan meminta kepada Ketua Umum agar Rakernas PKB dipercepat.

"Kalau Helmy tetap dilantik, kita ingin rakernas dipercepat," tandasnya.

Helmy Faishal Zaini yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PKB dan Ketua DPW Jawa Barat ini diplot menjadi Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) dalam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2009-2014.
(nvc/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads