"Ini harus dibuka, ini skandal besar," kata anggota badan pekerja ICW, Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (20/10/2009).
Febri beralasan, bila memang benar rekaman itu ada, Febri menyesalkan skenario yang dibuat oknum petinggi penegak hukum yang disebut-sebut di Kejagung dan di Mabes Polri.
"Kalau ini benar terjadi, artinya lembaga negara d jadikan alat. Untuk itu KPK harus berani," tutupnya.
Sebelumnya seperti disampaikan pengacara KPK, Ahmad Rifai, ada rekaman yang dipegang KPK berisi upaya penjebakan oleh orang yang diduga dari Kejagung dan Mabes Polri untuk memidanakan Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto.
(ndr/ken)











































