Poster itu bergambar SBY. Ukurannya sekitar 18,8 meter x 12,5 meter. Saking besarnya, poster itu nyaris menutup sisi kiri bangunan Lawangsewu.
Tidak jelas kapan poster itu dipasang. Hari Minggu (18/10) lalu, poster sempat dipasang, tapi esoknya diturunkan. Hari ini, Selasa (20/10/2009), poster itu kembali terpasang.
Tidak jelas juga sampai kapan poster itu dipasang. Diperkirakan, hanya 'bertahan' pada saat pelantikan SBY-Boediono saja.
Menurut informasi yang dihimpun detikcom, poster itu milik Gerakan Pendukung SBY (GPS). Pada kampanye pilpres lalu, poster dipasang di Gelora Bung Karno.
Poster itu dilukis empat seniman Semarang dengan menggunakan teknik skala. Alhasil, rupa SBY tampak menarik dan proporsional. Persis foto.
Meski Lawangsewu dikenal angker, GPS tak peduli. Mereka lebih melihat letak bangunan tua yang memang strategis. Di pusat kota, di pinggir jalan protokol, dan dengan demikian, dipastikan poster itu menarik perhatian masyarakat luas.
(try/djo)











































