"Ibu Mega memberi arahan, PDIP tidak lagi terjebak pada dikotomi oposisi atau koalisi. Untuk kebijakan yang prorakyat kita mendukung. Tapi untuk yang tidak prorakyat kita akan kritisi secara terbuka," tegas Sekjen PDIP Pramono Anung.
Hal ini disampaikan Pramono usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, SBY-Boediono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10/2009).
Sebelumnya, Pramono mengungkapkan partainya akan mengumumkan sikap resmi partainya terkait kabinet SBY pada Selasa besok. Pram mengaku pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Partai Demokrat (PD).
"Dalam satu dua hari ke depan kita akan membangun komunikasi, secara politik akan dilihat besok. Berbeda dengan 2004, komunikasi saat ini relatif berjalan sungguh sangat baik," ujar Pram.
(gus/nwk)











































