SBY-Boediono Dinilai Sulit Wujudkan Prosperity, Democracy, dan Justice

SBY-Boediono Dinilai Sulit Wujudkan Prosperity, Democracy, dan Justice

- detikNews
Selasa, 20 Okt 2009 12:10 WIB
SBY-Boediono Dinilai Sulit Wujudkan Prosperity, Democracy, dan Justice
Jakarta - Prosperity, democracy, dan justice menjadi agenda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam 5 tahun ke depan. Namun pasangan SBY-Boediono dinilai sulit mewujudkan ketiganya karena memiliki karakter yang sama.

"Ini memang gampang disampaikan namun tidak mudah dilakukan melihat SBY dan Boediono memiliki kesamaan karakter yakni teliti, cermat dan melihat keseluruhan," kata politisi PDIP Pramono Anung.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Pram itu usai pelantikan SBY dan Boediono di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pram mengatakan, karakter semacam itu dirasa dapat menghambat untuk mewujudkan ketiga program tersebut. "Ada kalanya dalam pemerintahan harus diambil keputusan dengan kecepatan dan ketepatan," katanya.

Meski begitu, Pram berharap SBY dan Boediono dapat mengatasi persoalan ini. Politisi dari partai yang tidak masuk dalam koalisi pemerintah ini berharap SBY dapat belajar dari pengalaman memerintah 5 tahun lalu.

"Mudah-mudahan dengan pengalaman 5 tahun lalu hal itu bisa dilakukan," kata Pram.

(ken/nrl)


Berita Terkait