"Yang pasti wilayah DPR disterilisasi. Tidak boleh ada yang lewat. Berdemolah di tempat yang sekiranya tidak mengganggu kepentingan umum," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chryshnanda
di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/10/2009).
Chryshnanda menambahkan, saat ini merupakan momen penting kehidupan bangsa dan negara. "Yang namanya pelantikan presiden dan wapres merupakan simbol suksesi dan demokrasi yang harus dihormati, katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, salah satu massa aksi, dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia mengubah sasaran aksi dengan tidak ke gedung DPR/MPR. "Kita ke Istana bareng BEM Seluruh Indonesia (SI)," kata Kepala Departemen Sosial Politik Farid dalam pesan singkatnya kepada detikcom.
(amd/nrl)











































