"Kami berharap Ibu Mega Hadir, ini akan baik untuk demokrasi Indonesi," ujar Anas sebelum Pelantikan Presiden di Gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10/2009).
Menurut Anas, sebagai mantan Presiden Mega menjadi contoh untuk rakyat. Kehadirannya akan memberi warna sejuk bagi kehidupan politik Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anas menilai, rakyat melihat setiap langkah pemimpinnya. "Walaupun sedikit tapi sangat bermakna bagi kerukunan politik kita," tandasnya.
Sementara itu Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo menilai Mega tidak harus Hadir. Tidak ada aturan yang mengharuskan Mega Hadir.
"Undang-Undang tidak mengharuskan Ibu Mega Hadir," tegas Tjahjo.
"Presiden yang lain (mantan) juga tidak selalu hadir kan," pungkasnya.
(van/gah)











































