Dalam pemeriksaan, para siswa didampingi guru dan para orangtua. Pemeriksaan terhadap enam belas siswa kelas tiga SMK SPAN Lanud Medan ini digelar setelah Jimmy Sitorus, sesama siswa kelas tiga, membuat pengaduan ke Mapoltabes medan dalam kasus pengeroyokan yang dialaminya pada 28 September 2009 lalu.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami trauma dan enggan ke sekolah. Pihak keluarga korban juga berencana memindahkan Jimmy ke sekolah lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada pengeroyokan. Hanya saja sistem di SMK SPAN Lanud Medan menerapkan semi militer untuk menegakkan disiplin siswa," kata Irwansyah.
Sementara Kasat Reskrim Poltabes Medan Komisaris Polisi (Kompol) Gidion Arif Setyawan mengatakan, tim penyidik sangat hati-hati dalam melakukan pengusutan karena para siswa masih di bawah umur.
"Pemeriksaan ini merupakan tindak awal dari laporan korban. Inti pemeriksaan untuk mengungkap kronologis kejadian sebenarnya. Para siswa yang diperiksa juga belum kita tahan," kata Gidion.
(rul/irw)










































