Pastika mengatakan Bali saat ini hanya menikmati sekitar 50% dari total devisa pariwisata yang disetor ke pusat. "Kami berharap bisa lebih dari itu," kata Pastika di sela-sela Serah Terima Jabatan Pimpinan Bank Indonesia (BI) Denpasar, di kantor BI Denpasar, jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Senin (19/10/2009).
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2008 mencapai 1,9 juta orang. Negara yang banyak menyumbang warganya berkunjung ke pulau dewata yaitu Jepang, Australia, Taiwan, Korea Selatan, China dan Malaysia. Jumlah totak wisatawan jika ditambah dengan kunjungan wisatawan domestik hampir mencapai lima juta orang.
Dari kunjungan wisatawan mancanegara, penghasilan Visa On Arrival (VOA) diperkirakan mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya.
Β
Sementara itu, dalam membangun ekonomi Bali, Pastika berharap BI membantu dengan mendorong perbankan menyalurkan dana yang terkumpul dari simpanan masyarakat Bali.
Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono mengatakan di daerah lain mengalami hal yang sama yaitu kredit perbankan swasta dalam jumlah besar masih dikucurkan oleh kantor pusat.
Di Bali sendiri, pertumbuhan penyaluran kredit meningkat dari 53 persen pada 2007 menjadi 58 persen tahun 2008. Itu menunjukkan trend positif penyaluran dana masyarakat.
(gds/djo)











































