"Ini akan kita usut. Kita akan sidik lebih lanjut. Tidak berarti perkara ini kita biarkan karena kapalnya berbendera Indonesia. Awak kapalnya orang
Indonesia," ujar Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Mabes
Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2009).
Menurut BHD, dua orang telah diamankan terkait tindak pidana penyelundupan
orang ini. Keduanya adalah Abraham launapessi alias kapten Bram (WNI) dan Candra Babu (WN Sri Lanka).
"Ini kelompok lama," kata BHD.
Kapolri menambahkan direncanakan korban people smuggling tersebut akan
dibawa ke Jakarta. Kapolri pun berencana akan memulangkan mereka ke negeri asalnya.
"Sesuai dengan ketentuan pelanggarannya, paling kita deportasi bekerjasama
dengan imigrasi," terang jenderal bintang empat tersebut.
260 imigran gelap asal Srilangka pada Minggu 11 Oktober 2009 pukul 03.00 WIB diamankan dari perairan Anak Gunung Krakatau Selat Sunda. Mereka berencana akan menyeberang ke Australia.
(ddt/gus)










































