Setelah hampir satu jam diwawancarai oleh Presiden SBY, Marty memberikan pernyataan di hadapan wartawan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (19/10/2009). Marty mengaku dirinya banyak menerima berbagai arahan dari SBY tentang berbagai masalah politik luar negeri dan diplomasi.
"Perlu ada reformasi dan restrukturisasi diplomasi dalam politik luar negeri kita, seperti peningkatan pengetahuan dan kemampuan para diplomat serta dedikasinya," tutur diplomat kelahiran Bandung, 22 Maret 1963 ini.
Marty mengatakan SBY juga menekankan pada pengembangan peran Indonesia di mata internasional. Seperti dalam forum G20 dan dalam menyongsong KTT Perubahan Iklim pada Desember tahun ini.
"Ditekankan tadi betapa politik luar negeri dan diplomasi bisa memastikan kemajuan suatu negara. Juga perlunya dihindari kesenjangan antara politik luar negeri dan kepentingan dalam negeri sehingga politik luar negeri betul-betul bisa berjalan sesuai dengan prioritas di dalam negeri," jelasnya. (nvc/nrl)











































