"Tugas wapres harus membantu presiden. Justru kalau kita berdiam diri dan hanya menjadi ban serep itu pelanggaran konstitusi," kata JK saat memperkenalkan Boediono kepada seluruh staf karyawan wapres di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (19/10/2009).
JK menjelaskan, jika wapres tugasnya hanya menjadi ban serep, berarti hanya bersiap-siap menunggu ban utama bermasalah. "Kalau ban serep itu berarti tugasnya hanya cadangan dan bersiap-siap menunggu ban utama kempes. Bukan itu tugasnya," ujar JK disambut tawa para karyawan.
Mendengar nasihat JK tersebut, Boediono tampak tersenyum dan sesekali tertawa. JK pun menegaskan kalau wapres bukanlah pembantu presiden.
"Wapres membantu presiden tapi bukan pembantu. Membantu presiden itu bukan berarti jadi pembantu," tegasnya.
Boediono pun mengucapkan terima kasih kepada JK karena telah mengingatkan dirinya untuk tidak menjadi 'ban serep'.
"Memang selama ini ada perbedaan saya dalam bekerja denga Pak JK. Tapi bukan alasan saya untuk tidak mengagumi beliau. Beliau adalah senior saya," imbuh Boediono.
Rencananya, Boediono akan melakukan pertemuan dengan para pejabat Wapres usai pelantikan 20 Oktober 2009.
(gus/iy)











































