Menteri Mendatang Diharapkan Bisa Lepas dari Kepentingan Parpol

Menteri Mendatang Diharapkan Bisa Lepas dari Kepentingan Parpol

- detikNews
Senin, 19 Okt 2009 08:05 WIB
Menteri Mendatang Diharapkan Bisa Lepas dari Kepentingan Parpol
Jakarta - Calon menteri kabinet 2009-2014 dinilai cenderung diisi oleh kepentingan partai politik (parpol). Meski begitu, diharapkan para menteri nantinya dapat profesional dan lepas dari kepentingan partai.

"Konsekuensi yang tidak bisa dihindari, karena SBY mengajak partai-partai yang banyak itu, maka mau tidak mau, kabinet diisi orang-orang partai. Jadi lebih banyak kepentingan parpol," kata pengamat politik LIPI Lili Romli ketika dihubungi detikcom, Senin (19/10/2009).

Meskipun berasal dari kalangan partai politik, lanjut Lili, para menteri mendatang diharapkan dapat bersikap profesional dan tidak berpikir sempit. Terlebih beberapa calon menteri yang sudah terlihat berasal dari kaum muda, seperi Muhaimin Iskandar dari PKB dan Tifatul Sembiring dari PKS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harapkan seperti itu, setelah duduk di kabinet harus lepas kepentingan partai dan harus membawa spirit muda, idealisme, dan hak-hak perubahan," tutur Lili.

Lili mengajak rakyat Indonesia untuk menanti hasil kerja mereka mendatang. "Kita tunggu saja profesionalisme mereka," ajaknya.
(amd/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads