Tips Agar Jamaah Haji Tetap Sehat & Bugar

Tips Agar Jamaah Haji Tetap Sehat & Bugar

- detikNews
Minggu, 18 Okt 2009 12:55 WIB
Tips Agar Jamaah Haji Tetap Sehat & Bugar
Jakarta - Kloter pertama jamahah haji dari Indonesia akan diberangkatkan Jumat, 23 Oktober. Sebagai sebuah ritual yang panjang, ibadah haji tentu membutuhkan energi fisik yang besar. Selain itu, kondisi alam yang berbeda dengan tanah air juga membuat jamaah harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Agar bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, jamaah harus menjaga kesehatan dan kebugaran semaksimal mungkin. Berikut tips yang diberikan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan (Depkes) dr Tjandra Yoga Aditama dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (18/10/2009).

Sebelum Berangkat


Sebelum berangkat, setidak-tidaknya selama 2 bulan terakhir menjelang keberangkatan, jamaah dianjurkan melakukan hal-hal berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Memeriksakan kesehatannya di Puskesmas atau dokter keluarga untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara cermat. Bila sakit harus segera diobati. Bila sakit menetap, misalnya menderita sakit gula, dokter juga dapat memberikan bekal obat dan cara-cara mengelola sakitnya selama dalam perjalanan ibadah haji.

2. Penyesuaian kemampuan fisik untuk keperluan aktivitas haji selama di Arab Saudi dengan berolah raga (aklimatisasi).

3. Vaksinasi meningitis dan influenza agar terhindar dari sakit meningitis atau influenza yang sampai saat ini masih sering menjangkiti jamaah selama di tanah suci.

4. Mengenal proses perjalanan ibadah haji selama di Arab Saudi dan kondisi alam di Arab Saudi. Kemudian merencanakan waktu dan cara pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan kemampuan fisik masing-masing.

Selama di Tanah Suci

Di tanah suci, jamaah dianjurkan melakukan hal-hal berikut:

1. Melaksanakan seluruh rukun haji, tapi memilih ibadah sunah sesuai kemampuan.

2. Tetap menjaga kebugaran fisik dengan cukup makan, cukup istirahat, dan berolah raga sambil melaksanakan ibadah pada waktu yang tepat, baik pagi, sore, atau malam.

3. Mengingat suhu udara di sana sejuk tetapi kering, jamaah perlu sering minum agar tidak kehausan dan tenggorokan tidak sakit. Jamaah disarankan membawa air minum setiap kali keluar rumah.

4. Menjaga kamar tidur agar tetap lapang dan tidak berdesak-desakan oleh orang atau barang. Sirkulasi udara cukup, kalau bisa cukup sinar matahari, sehingga dapat mengurangi kuman-kuman penyakit yang ada di kamar.

5. Mengenali tempat-tempat pelayanan umum dan pos kesehatan Indonesia dan mencatat nomor teleponnya. Jika bepergian sebaiknya berombongan dan jika tersesat segera berteduh dan datangi tempat pelayanan umum Indonesia atau petugas kloter jamaah haji Indonesia terdekat (bertanda bendera merah putih)

6. Jika sakit harus berobat ke dokter kloter yang memiliki cukup perbekalan obat untuk jamaah.

7. Menjaga silaturahmi dengan sesama jamaah. Sedapat mungkin tetap berkomunikasi dengan keluarga di tanah air. (sho/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads