"Presiden tadi juga mengatakan bahwa ke depan tantangan infrastruktur masih sangat besar, dan pemikiran-pemikiran saya soal infrastruktur masih diperlukan," ujar Djoko kepada wartawan di Cikeas, Minggu (18/10/2009).
Namun Djoko mengaku tidak tahu pos menteri apa yang akan dia duduki di kabinet mendatang. Apakah tetap menjadi Menteri Pekerjaan Umum, atau berganti pos kementerian.
"Jujur ya, Pak SBY tadi tidak memberitahukan posisi buat saya apa. Jadi saya tetap harus berusaha keras pemikiran-pemikiran saya untuk infrastruktrur," imbuh ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) ini.
Djoko orang kedua yang menyelesaikan proses "audisi" calon menteri oleh Presiden SBY, setelah MS Hidayat. 16 calon menteri lainnya masih menunggu giliran. (Rez/iy)











































