Tipis Kemungkinan PDIP Koalisi dengan SBY

Tipis Kemungkinan PDIP Koalisi dengan SBY

- detikNews
Sabtu, 17 Okt 2009 12:09 WIB
Tipis Kemungkinan PDIP Koalisi dengan SBY
Jakarta - PDIP kemungkinan besar tidak akan berkoalisi dengan pemerintahan SBY mendatang. Sebab, hingga hari-hari terakhir pengumuman kabinet Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri belum juga menyampaikan sikapnya.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari tentang salah satu indikator yang menunjukkan PDIP akan tetap menjadi oposisi dalam pemerintahan mendatang.

"Ibu Mega kalau diam itu cenderung tidak, ketimbang iya. Hingga saat ini kan Ibu Mega belum menyatakan sikap," kata Qodari dalam diskusi bertajuk 'Kabinet atau Oposisi' di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jaksel, Sabtu (17/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qodari menambahkan, indikator lainnya yaitu pernyataan SBY beberapa waktu lalu yang mengatakan menghormati PDIP yang tidak masuk dalam pemerintahan. Penandatanganan kontrak politik oleh partai koalisi yang tidak dihadiri PDIP juga menunjukkan banteng moncong putih tidak akan merapat ke Cikeas.

Qodari menjelaskan, ketidakpastian sikap PDIP saat ini mirip dengan masa-masa menjelang pengajuan pasangan calon presiden dan wapres pada Pilpres lalu. Saat itu, katanya, PDIP masih belum tegas akan mengajukan Megawati sebagai capres atau hanya cawapres.

"Tapi kan akhirnya Ibu Mega tetap maju (capres). Ini semacam pengulangan ritme. Kalau melihat PDIP harus melihat Ibu Mega," tegas Qodari.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan pintu masih terbuka bagi PDIP untuk bergabung dalam pemerintahan. SBY, kata Mubarok, menggunakan filosofi soft power, "Yang menang harus merangkul yang kalah."

Dalam list kandidat menteri yang dibagikan Indobarometer kepada pers, tidak ada satu pun nama kader PDIP yang mengisi pos kementrian. Qodari mengatakan nama-nama kandidat dalam list dirangkum dari berbagai informasi yang terpercaya dengan tingkat kebenaran 70 persen.
(lrn/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads