Ratusan kendaraan terjebak macet di kawasan Simpang Gelombang, Kecamatan Minas, Kab Siak Riau, Sabtu (17/10/2009). Jalintim ini merupakan jalur padat yang sekaligus menghubungkan ke Sumatera Utara.
Kendaraan dari dua arah seluruhnya terjadi kemacetan total. Kendaraan saling tidak mau mengalah. kendaraan umum dan pribadi mesti bersabar berjam-jam lamanya terjebak antrean panjang.
"Dari Pekanbaru saya mulai jam 12 malam sudah ikut terjebak antre. Baru jam delapan pagi ini mobil kami bisa melintas ke Dumai. Bisa dibayangkan betapa jengkelnya kami terjebak selama 8 jam," kata Romeo Nainggolan warga Dumai saat dihubungi detikcom.
Romeo menceritakan, selain akibat truk CPO yang terbalik ditengah badan jalan, kemacetan diperparah lagi banyaknya truk yang mogok di dalam antrean panjang itu.
"Banyak truk yang mogok, akibatnya swasana di jalintim semakin tidak karuan. Belum lagi seluruh kendaraan yang tidak mau ikut antri dengan menerobos arah yang berlawanan," kata Romeo.
Akibat kemacetan ini, seluruh kendaraan umum yang datang dari Medan tujuan Pekanbaru masih antre di kawasan itu. Sehingga bus dari Medan yang mestinya sudah sampai di Pekanbaru jam enam pagi sampai saat ini masih terjebak macet.
"Kami nggak bisa ngapa-ngapain selain berharap antrean bisa segera teratasi. Bus kami masih terjebak macet," ungkap seorang penumpang Bus Makmur.
Begitu juga sejumlah bus dari Dumai dengan tujuan Padang. Bus terpaksa antre sementara ini karena jalintim yang belum bisa teratasi pihak kepolisian setempat.
"Sudah 10 jam kami antre, baru sekarang polisi datang. Itupun jumlahnya hanya 5 orang. Bagaimana mungkin bisa mengatur ratusan kendaraan yang terjebak macet," keluh Aswari warga Pekanbaru yang masih terjebak macet.
(cha/djo)











































