"Ya data kami kuat, ada rekayasa saksi dan skenario, semuanya bisa dilihat," kata pengacara KPK, Bambang Widjojanto di Jakarta, Jumat (16/10/2009).
Data itu, lanjut Bambang, akan dipakai di saat yang tepat. Pastinya tujuannya agar oknum penegak hukum yang terkena kasus bisa selamat.
"Ada sebagian karena mereka (oknum penegak hukum) ada kasus. Kita akan buka data ini, tapi nanti pada saat yang tepat," terang Bambang.
Sayangnya Bambang enggan membuka data-data apa saja yang dipegang. "Nanti saja," tutupnya.
(ndr/iy)











































