Pengacara: Ironis Rhani Dituding Mainkan Peran Pembantu

Skenario Penjatuhan Antasari

Pengacara: Ironis Rhani Dituding Mainkan Peran Pembantu

- detikNews
Jumat, 16 Okt 2009 10:35 WIB
Pengacara: Ironis Rhani Dituding Mainkan Peran Pembantu
Jakarta - Rhani Juliani dituding memainkan peran pembantu dalam skenario besar penjatuhan Antasari Azhar dari kursi ketua Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Pengacara istri siri Nasrudin Zulkarnaen itu menilai tudingan tersebut sangat ironis.

"Kalau dibilang Rhani atau almarhum (Nasrudin) sebagai peran pembantu itu sangat ironis. Berarti mereka sudah tahu adanya skenario terhadap penjatuhan Antasari," kata pengacara Rhani, Jimmy Simanjuntak, kepada detikcom, Jumat (16/10/2009).

Namun, lanjut Jimmy, jika saja kubu Antasari bisa membuktikan adanya sutradara dalam kasus pembunuhan Nasrudin, dia mempersilakan. Posisi kliennya cuma sebagai saksi yang tidak dapat berkomentar lebih jauh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di UU jelas, saksi itu hanya akan mengatakan apa yang dia lihat dan dia dengar. Kalau mereka mengingkari kejadian, semua terdakwa akan mengingkari," imbuhnya.

Pada sidang Kamis (15/10) kemarin, Antasari dan pengacaranya menduga diajukannya dia sebagai terdakwa pembunuhan Nasrudin terkait tekad besarnya dalam pemberantasan korupsi. Sejumlah pihak yang tidak nyaman kemudian menyusun konspirasi untuk mengusirnya dari KPK. Skenario awal adalah merekayasa terjadinya pelecehan seksual yang dilakukan Antasari terhadap Rhani.Β 

Namun, karena rencana tersebut gagal, sang sutradara lantas membuat rencana kedua. Tidak lain dan tidak bukan adalah dengan menghabisi nyawa Nasrudin dan membikin opini Antasari sebagai otak pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) itu. Dengan didudukkan sebagai terdakwa, otomatis riwayat Antasari di KPK tamat.

(irw/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads