Meski Ikut Koalisi SBY, Golkar Yakin Perolahan Suara 2014 Naik

Meski Ikut Koalisi SBY, Golkar Yakin Perolahan Suara 2014 Naik

- detikNews
Jumat, 16 Okt 2009 10:10 WIB
Meski Ikut Koalisi SBY, Golkar Yakin Perolahan Suara 2014 Naik
Jakarta - Partai Golkar di bawah Aburizal Bakri alias Ical sudah resmi berkoalisi dengan pemerintahan SBY-Boediono. Kursi menteri tentu akan menjadi kompensasinya. Beberapa pihak memprediksi perolehan suara di Pemilu 2014 akan semakin menurun karena ikut koalisi. Namun, Golkar yakin malah naik.

"Kami tetap optimistis, karena kami juga terus berusaha. Meski koalisi, kami tetap melakukan pengawasan, baik lewat parpol atau DPR," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga kepada detikcom, Jumat (16/10/2009).

Menurut Theo, DPP Golkar di bawah Ical memiliki program-program untuk memenangkan Pemilu 2014, termasuk melakukan konsolidasi. "Jadi kami yakin bahwa suara Golkar naik dibanding 2009," ujar mantan Ketua Komisi I DPR itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait keputusan koalisi dengan pemerintahan SBY-Boediono, Theo mengaku keputusan Golkar sangat solid. Keputusan koalisi ini sangatlah strategis.

Ada dua alasan mengapa Golkar bergabung dalam pemerintahan SBY-Boediono. Pertama, sesuai amanat rakyat, Golkar harus terlibat dalam pembuatan kebijakan-kebijakan publik. "Golkar akan lebih bagus, kalau selain ikut membuat kebijakan publik, juga ikut melaksanakannya dalam pemerintahan," kata Theo.

Alasan kedua, kata Theo, visi dan misi pemerintahan SBY yang menjunjung tinggi Pancasila, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika sama dengan misi dan visi Golkar. "Jadi, dua alasan itu yang membuat Golkar harus berkoalisi dalam pemerintahan," jelas Theo.

(asy/nrl)


Berita Terkait