Hal itu dikemukakan Prof. Vilen V. Sikorsky saat memberikan orasinya pada Malam Mengenang Rendra di Pusat Perpustakaan Ketimuran, seberang Kremlin, seperti disampaikan Cousellor M. Aji Surya kepada detikcom (14/10/2009).
Acara tersebut digelar oleh masyarakat Rusia pecinta Indonesia, yang tergabung dalam Masyarakat Nusantara dan Lembaga Persahabatan Indonesia-Rusia di Pusat Perpustakaan Ketimuran, Moskow.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sikorsky mengutip bisikan Rendra, pada akhir abad ke-19 sebuah orkes keliling dari Rusia pernah diundang ke istana Kasunanan di Surakarta. Dalam rombongan orkes tersebut terdapat seorang gadis pemain biola yang dipersunting kakek Rendra dan kemudian mengabdi pada raja.
Gadis cantik itu tidak pernah kembali ke kampung halamannya di Rusia karena lebih suka tinggal di tanah jawa. "Sebagian kerusiaan sang nenek tetap membekas pada diri Rendra, yang selalu bergolak mencari keadilan demi kesentosaan orang biasa," ujar Sikorsky mengakhiri orasinya.
Sikorsky yang sempat bertemu dengan Rendra mengatakan bahwa sebenarnya Si Burung Merak itu telah mengagendakan kunjungan ke Moskow dan St. Petersburg pada musim gugur tahun ini.
"Hal itu dimaksudkan untuk mengenalkan Rusia, yang selama ini selalu dikenangya, kepada sang isteri tercinta Ken Zuraeda," demikian Sikorsky, sambil menceritakan pertemuan terakhirnya beberapa bulan sebelum Rendra menghadap Yang Mahaesa.
(es/es)











































