Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Atma Wijaya mengatakan, kondisi Bayi 1 memburuk sejak Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Sebagai upaya penyelamatan, tim dokter terpaksa melakukan operasi mendadak untuk memisahkan pada bagian dada Bayi 2 yang kini masih hidup.
"Semoga Bayi 2 dapat diselamatkan. Secara medis, pemisahan memungkinkan dilakukan karena paru-paru dan jantung kedua bayi terpisah," kata Atma.
Anak pasangan Kadariah (35) dan Ahmad (37), warga Jl. Sunan Gunung Jati, Bagan Batu, Riau ini lahir, Rabu (14/10/2009) dinihari sekitar pukul 03.45 WIB di Klinik Harapan Ibu, Bagan Batu, melalui bedah caesar dengan berat 5,6 kilogram.
Berdasarkan diagnosa medis, bayi kembar (conjoined twin abdomen plus tahalocole), lahir di Klinik Harapan Ibu, Bagan Batu, Rabu (14/10/2009) sekitar pukul 03.45 dinihari. Akibat kondisinya memburuk, sang bayi kemudian dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif.
(rul/djo)










































