Alhasil, warga BHP pun gempar. "Bukan warga sini. Kayaknya sih pengamen yang biasa di hek," kata Febi, (21), warga komplek kepada detikcom, Kamis,
(15/10/2009).
Di tubuh korban ditemukan luka memar di badan serta muka. Pria yang ditaksir berusia 21 tahun tersebut ditemukan di pekarangan kosong deket masjid komplek.
Tak ada identitas di baju korban, baik KTP atau tanda pengenal lainnya. "Yang pasti bukan warga komplek sini. Nggak ada yang kenal," tambahnya.
Saat ditemukan, korban memakai celana panjang warna gelap dan kaos warna cerah. Mayat tersebut telah dievakuasi polisi dan dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk diotopsi. Kasus ini kini ditangani Polsek Kramatjati.
(asp/sho)











































