Inti acara tersebut adalah siraman yang diiringi doa. Tidak sembarangan, airnya diambil dari tujuh mata air.
Selain itu ada pemotongan tumpeng dan doa dari kedua orang tua untuk Yenny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya ya senang sekali," ujar Gus Dur mengomentari pernikahan puterinya di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2009).
Sementara Shinta Nuriyah mengaku sudah klop dengan calon menantu Dhofir Farisi, yang merupakan politisi Gerindra. "Ya sama-sama Islam, sama-sama NU dan sama-sama sudah cukup usianya," ungkapnya.
Ibunda Yenny ini pun mengaku tidak keberatan puterinya diberi mas kawin 10 ekor sapi. Walau mengaku terkejut, dirinya tetap menghormati calon menantunya.
"Memang jarang ya, tapi mungkin dalam adat Madura hal ini biasa," ungkapnya.
Acara akan ditutup malam nanti dengan tradisi midodareni yaitu mempelai pria diantarkan keluarga ke rumah mempelai wanita.
Sedangkan akad nikah Yenny dan Faris akan digelar Kamis (15/10/2009) pagi di tempat yang sama. Banyak pejabat VVIP akan hadir, termasuk Presiden SBY yang bertindak sebagai saksi.
(rdf/nrl)











































