Harus Ada Evaluasi Psikologis pada M

Bocah SD Bunuh Ibu Angkat

Harus Ada Evaluasi Psikologis pada M

- detikNews
Rabu, 14 Okt 2009 15:18 WIB
Harus Ada Evaluasi Psikologis pada M
Jakarta - Boleh jadi, tindak kejahatan yang dilakukan M, bocah SD yang mengaku membunuh ibu angkatnya dikarenakan trauma terhadap bencana tsunami yang dialaminya pada 2004. Namun biasanya, anak yang mengalami post traumatic syndrome tidak sampai melakukan pembunuhan.

"Biasanya tidak sampai membunuh, paling hanya perasaan takut saja," kata psikolog anak Rani I Noe'man saat berbincang dengan detikcom, Rabu (14/10/2009).

Namun Rani mengaku belum mengetahui pasti apa yang sebenarnya terjadi pada M. "Post traumatic syndrome itu manifestasinya banyak sekali. Saya harus bertemu M dulu untuk bisa tahu sebenarnya apa yang terjadi dengan dia," lanjut psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rani mengatakan, pengakuan M harus ada evaluasi lengkap atas pengakuannya membunuh ibu angkatnya. Dari hasil evaluasi tersebut, baru akan diketahui pasti bagaimana kondisi psikologis M.

"Harus ada evaluasi psikologis, dengan data-data yang lengkap, kita akan tahu sebenarnya apa yang terjadi dan baru bisa menilai bagaimana kondisi M," kata Rani.

Sebelumnya diberitakan, menurut keterangan polisi, M mengaku telah membunuh ibu angkatnya dengan menggunakan balok kayu, martil dan pisau. Setelah memukul Etty dengan kayu saat nonton televisi, M memartil ibu angkatnya itu.

Tak berhenti sampai di situ, M juga mengaku menusuk punggung Etty dengan pisau dan menyeretnya ke parit. Namun pengakuan ini masih didalami oleh penyidik Polres Jakarta Timur.
(ken/iy)


Berita Terkait