"Kita juga mendoakan kelestarian bangsa dan negara. Ini adalah kebaikan bagi kita bersama," kata salah satu pemangku Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur, Ida Bagus Nata, Selasa (13/10/2009).
Mulai pukul 08.00 WIB, pura tersebut mulai ramai dikunjungi untuk bersembahyang dan belum sepi sampai siang ini. Satu persatu menempati baris di dalam pura yang sejuk karena rerimbunan pohon besar itu. Saat pedanda (pemimpin sembahyang) mulai berdoa, jemaat pun tertunduk khusyu berdoa dengan tangan diangkat di atas kepala.
"Bagi saya, ini sangat penting. Saya sempatkan di sela-sela jam istirahat kantor untuk bersembahyang," ucap Bayu (32), salah satu pekerja kantor di Jalan Pramuka saat menunggu sembahyang.
Galungan merupakan perayaan kemenangan umat manusia mengalahkan hawa nafsu. Galungan jatuh tiap Rabu kliwon wuku dungulan. Sepuluh hari kemudian, Galungan diikuti dengan upacara hari raya Kuningan.
(Ari/nrl)











































