Penghentian Tanggap Darurat Sumbar Dibahas Besok

Penghentian Tanggap Darurat Sumbar Dibahas Besok

- detikNews
Rabu, 14 Okt 2009 12:57 WIB
Penghentian Tanggap Darurat Sumbar Dibahas Besok
Padang - Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi akan memaparkan percepatan proses tanggap darurat Sumbar kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono besok di Jakarta. Hasil rapat evaluasi yang dilakukan gubernur dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Mabes TNI, dan Polda Sumbar, menyatakan tanggap darurat berjalan sangat positif.

Demikian disampaikan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi kepada wartawan di Posko Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar, jalan Sudirman Padang, Rabu (14/10/2009).

"Sejauh ini, pemerintah memberikan batas waktu maksimal tanggap darurat berakhir dua bulan pasca gempa. Namun, hal itu sepertinya bisa saja dipercepat karena semua indikasi terkait tanggap darurat seperti evakuasi korban telah selesai dilakukan,” ujar Gamawan.

Dikatakan Gamawan, saat ini proses pendistribusian logistik terus dilakukan dan sebagian besar masyarakat juga sudah menjalankan aktifitas seperti biasa.

"Kita akan minta pendapat presiden karena ini bencana nasional. Apakah tanggap darurat sudah dapat dihentikan atau diperpanjang itu tergantung keputusan presiden,” kata Gamawan.

Sejauh ini, pemerintah telah menetapkan sejumlah daerah yang tertimbun longsor akibat gempa sebagai kuburan massal, yakni di Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan sekolah darurat dan hunian sementara buat warga korban gempa kini menjadi fokus pemerintah.

Sementara itu, data Satkorlak PB Sumbar hingga Rabu (14/10/2009), sebanyak 1.115 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa dan ratusan ribu bangunan milik warga, bangunan pemerintah serta fasilitas umum ambruk.

(yon/djo)


Berita Terkait