Tugas utama kontingen Garuda ini merehabilitasi berbagai bangunan yang rusak akibat konflik bersenjata di Kongo.
"Tugas ini, bukan sekadar berdimensi operasi militer melainkan juga berdimensi diplomasi," ujar Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, dalam sambutannya saat upacara pelepasan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2009).
Djoko berpesan agar pasukan ini menjalankan tugas dengan baik seperti pasukan kontingen Garuda sebelumnya. Selain rehabilitasi bangunan dan sarana publik, pasukan ini juga memiliki tugas dan kemampuan untuk menjinakkan bahan peledak.
Jumlah pasukan yang dikirim ke Kongo sebanyak 175 orang. Pasukan baret biru muda ini terdiri dari 145 personel TNI AD, 20 personel TNI AL, 5 personel TNI AU dan 5 personel dari Mabes TNI.
Pasukan ini dipimpin oleh Letkol Czi Arnold AP Ritiauw sebagai komandan kompi. Sebelumnya pasukan ini telah menjalani masa pratugas selama 1 bulan di Pusdikzi Pusdiklat TNI AD Bogor.
Direncanakan seluruh personel kompi garuda akan diberangkatkan tanggal 19 Oktober 2009 melalui Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
(rdf/nik)











































