Dilaporkan ke KPK, Dirjen Bea Cukai Sangkal Terima 2 Land Cruiser

Dilaporkan ke KPK, Dirjen Bea Cukai Sangkal Terima 2 Land Cruiser

- detikNews
Selasa, 13 Okt 2009 16:06 WIB
Dilaporkan ke KPK, Dirjen Bea Cukai Sangkal Terima 2 Land Cruiser
Jakarta - Government Watch (GOWA) melaporkan dugaan gratifikasi yang dilakukan Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gowa menduga Anwar telah menerima 2 buah mobil mewah dari Presiden Direktur CV Anugerah Abadi Teddy Mulyadi.

"Atas pengakuan Teddy, dua unit Toyota Land Cruiser tersebut diminta lewat menantu dan orang-orang kepercayaan Dirjen Bea Cukai," ujar Sekretaris Eksekutif GOWA Andi W Syahputra.

Hal itu disampaikan Andi usai melapor ke bagian Gratifikasi KPK di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2009).

Dalam rilis GOWA, informasi adanya dugaan penerimaan gratifikasi tersebut berawal dari adanya pengakuan Teddy. Menurut Andi, Teddy mengaku pada 2006 diminta oleh Donny Panduwinata (saat itu sebagai Bendahara DPP Partai Demokrat) via telepon. Donny meminta atas nama Bowo (menantu Anwar Suprijadi) yang sebelumnya sudah memilih sendiri jenis mobilnya.

Dua mobil tersebut bernopol B 7780 K dengan nomor chassis JT711UJA509017225 dan B 181 RR dengan nomor chassis JT711UJA509012554. Total harga dua mobil tersebut Rp 1,2 milliar.

"Apabila ditelisik atas fakta-fakta hukum yang ada ditemukan cukup bukti adanya unsur-unsur praktik gratifikasi maka KPK segera melakukan upaya hukum," jelas Andi.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Anwar langsung membantahnya. Anwar mengaku tidak pernah mengenal Teddy Mulyadi.

"Saya sama sekali tidak mengenal orang itu. Kenal saja tidak, apalagi minta mobil," bantah Anwar saat dihubungi wartawan.

Menurut Anwar, tuduhan penerimaan mobil tersebut tidak benar dan merupakan fitnah semata. Namun, ia membenarkan mempunyai menantu bernama Bowo.

"Ini fitnah menjelang pergantian kabinet. Ini yang harus diwaspadai. Saat saya melakukan penertiban juga ada seperti itu," kata pria yang pernah mendapat penghargaan 7 Tokoh Antikorupsi versi Tempo 2007 ini.

Saat ditanya apakah menantunya memanfaatkan jabatan Dirjen Bea Cukai, Anwar percaya Bowo tidak akan melakukan hal itu. "Saya setiap saat minta anak saya taat, saya yakin," tegas Anwar.

(nik/iy)


Berita Terkait