Menpora Bentuk Tim Telusuri Klaim Clara

Kontroversi Pendaki Puncak Everest

Menpora Bentuk Tim Telusuri Klaim Clara

- detikNews
Selasa, 13 Okt 2009 14:35 WIB
Menpora Bentuk Tim Telusuri Klaim Clara
Jakarta - Klaim Clara Sumarwati sebagai orang pertama Indonesia yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest menjadi kontroversi. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault akan menelusuri klaim Clara itu. Menpora juga akan memperhatikan nasib Clara yang kini dirawat di RS Jiwa Prof dr Soerojo, Magelang.

"Kami akan membentuk tim untuk menelusuri bagaimana sebenarnya pengakuan Clara. Apakah benar dia pendaki Indonesia pertama yang berhasil sampai di puncak Everest. Karena saat ini, kabarnya tidak ada bukti yang menguatkan," kata Adhyaksa kepada detikcom, Selasa (13/10/2009).

Adhyaksa menjamin bahwa kementerian yang dipimpinnya akan memperhatikan Clara. "Tetap diperhatikan. Bantuan pendanaan untuk Ibu Clara juga sudah dilakukan. Bahkan, beberapa waktu lalu Ibu Ani Yudhoyono juga kasih bantuan," kata Adhyaksa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlepas kontroversi dengan pendakian puncak Everest, Adhyaksa menyesalkan pihak keluarga yang kurang peduli terhadap kondisi Clara saat ini. "Seharusnya pihak keluarga yang paling penting," ujar Adhyaksa.

Tentang penolakan izin yang pernah diminta Clara ke Menpora untuk mendaki lima gunung lainnya, Adhyaksa mengatakan, izin diberikan tidak begitu saja. Sebab, untuk ekspedisi pendakian gunung ada asosiai yang terlibat. Permintaan dana Rp 17 miliar, juga bukan masalah yang mudah.

"Apalagi saat itu, Ibu Clara ada masalah dengan kejiwaannya dan juga adanya kontroversi tentang pendakian Everest selama ini. Kami akan memberi izin kalau data-datanya jelas," kata dia.

Adhyaksa juga menyampaikan bahwa pemerintah telah berupaya memberi penghargaan terhadap para atlet. "Ada 5.000 atlet berprestasi yang kita angkat sebagai pegawai negeri tiap tahun," ujar dia.Β 

(asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads