Jurnalis Balikpapan Babak Belur Dihajar Polisi

Jurnalis Balikpapan Babak Belur Dihajar Polisi

- detikNews
Selasa, 13 Okt 2009 14:14 WIB
Jurnalis Balikpapan Babak Belur Dihajar Polisi
Samarinda - Nasib sial menghampiri Fauzan (21), wartawan Post Metro Balikpapan. Dia babak belur dihajar anggota Polres Balikpapan Bripda KM. Fauzan pun kini dirawat di Rumah Sakit (RS) Restu Ibu, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2009),  pukul 00.00 Wita. Saat itu, Fauzan sedang asyik bermain play station (PS) di tempat kos rekannya yang tidak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba saja ada 5 orang pria masuk dan meminta agar Fauzan menghentikan permainan PS-nya.

"Saya ingat dua dari lima orang itu anggota Polres Balikpapan. Salah satunya dia (Bripda Km)" kata Fauzan ketika dihubungi detikcom melalui sambungan telepon,Selasa (13/10/2009).

Kelimanya juga menggeledah dengan memeriksa identitas Fauzan dan teman-temannya. Fauzan juga diperlakukan kasar. Kepalanya dibenturkan ke dinding dan perutnya ditendang. Saat kejadian itu berlangsung, teman-teman Fauzan hanya bisa telungkup ketakutan.

Kartu pers harian Post Metro Balikpapan di leher Fauzan juga dirampas. "Pelaku bilang tulis saja di koran," terang Fauzan.

Fauzan curiga, saat itu Bripda Km dan keempat rekannya tengah mabuk. Dari mulut mereka jelas tercium bau alkohol. Usai melakukan penganiayaan, Km tak langsung pergi. Dia tetap nongkrong di luar kos-kosan.

"Saya berhasil keluar kos dan bilang kalau ulu hati perut saya terasa sakit. Mereka akhirnya mengizinkan saya pergi. Dan saya pun langsung menghubungi teman-teman jurnalis," tutur Fauzan.

Kasubid Humas Polda Kaltim AKBP Ir Pertiwi saat dikonfirmasi mengenai hal ini membantah keras. Hal tersebut berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang tak lain adalah rekan-rekan Bripda Km.

"Bripda Km belum diperiksa. Nanti menyusul," ujar Pertiwi.

(djo/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads