"Ini hanya salah paham saja, nggak mungkin anak saya membantu teroris," kata ibunda Afham saat berbincang dengan detikcom, Selasa (13/10/2009).
Perempuan yang enggan disebut namanya itu mengatakan, Afham memang tinggal sekamar dengan Sonny Jayadi. Namun dirinya yakin, Afham tidak mengenal Fajar, apalagi gembong teroris Syaifudin Zuhri dan Mohamad Syahrir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dirinya menyerahkan semuanya kepada polisi dan Tuhan YME. Dia berharap, anaknya yang tengah menyelesaikan tugas akhir di UIN Syarif Hidayatullah itu dapat segera bebas.
"Saya yakin dia tidak bersalah, saya berharap Afham segera bebas dan bisa meneruskan kuliahnya yang tinggal sedikit lagi," katanya dengan suara tersendat.
Keterlibatan Afham dimulai saat Sonny diminta Fajar Firdaus untuk mencari tempat kos untuk pamannya, Syaifudin dan Syahrir. Sonny pun menyewa sebuah kamar di tempat kosnya seharga Rp 437 ribu. Untuk membayarnya, Sonny patungan dengan Afham. Namun hingga kini belum ada penjelasan dari polisi bagaimana hubungan ketiganya.
(ken/iy)











































