Informasi mengenai peristiwa ini diungkapkan pengurus Himpunan Nelayan Pariaman, Nurhayati Kahar, di posko Lumbung Derma, Kota Pariaman, Selasa (13/10/2009).
"Dua orang yang selamat merupakan awak kapal tersebut. Mereka berhasil berenang ke darat setelah kapalnya tenggelam," kata Nurhayati.
Menurut Nurhayati, saat mencapai di darat, keduanya langsung menceritakan kejadian naas yang dialaminya. Keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya mengkhawatirkan.
"Tadi mereka tampak masih shock sehingga belum bisa banyak bercerita," ungkap Nurhayati.
Keduanya, sambung Nurhayati, hanya sempat mengatakan kepal yang lazim disebut bagan oleh masyarakat setempat itu membawa 12 orang. Mereka terdiri dari 6 awak dan 6 orang pemancing. Mereka melaut sejak Senin pagi.
"Soal sebab-sebab, waktu dan lokasi kejadian, belum ada informasi," terang wanita yang juga anggota tim relawan gempa ini.
(yon/djo)










































