"Yang dipublikasikan ada 22 nama DPO yang masuk dalam sel Noordin. Yang bukan sel Noordin ada 466 orang," kata pengamat teroris Mardigu Wowiek Prasantyo kepada detikcom, Selasa (13/10/2009).
Menurut Mardigu, 22 nama yang masih dalam sel Noordin, termasuk Baharudin alias Baridin, Para Wijayanto, Dulmatin, Umar Patek, Upik Lawanga. Orang-orang tersebut masing-masing mempunyai kemampuan yang hampir setara dengan Noordin bahkan bisa lebih.
"Misalnya Dulmatin punya kemampuan perang di Afganistan. Jago perang di gunung dan di hutan. Umar Patek punya kemampuan perang dan mengorganisir," jelasnya.
Namun meski berbahaya sama seperti Noordin, orang-orang tersebut posisinya masih terpisah. Meski terpisah, bisa jadi suatu hari mereka bergabung.
"Ya mereka mungkin saat ini bercerai berai. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa berkomunikasi dan merapat kembali," imbuhnya.
(gus/iy)











































