"Mudah-mudahan semua memaafkan dan tidak terulang kembali (pemboman)," ujar kakak Syaifudin, Anugerah, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/10/2009) sesaat sebelum mengantarkan jenazah Syaifudin dan Syahrir ke TPU Pondok Rangon.
"Kami keluarga meminta maaf kepada seluruh bangsa Indonesia dan yang menjadi korban. Atas nama keluarga, kami meminta maaf yang sangat mendalam," imbuhnya.
Jenazah Syaifudin Zuhri dan Syahrir sekitar pukul 08.50 WIB dibawa ke TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur. Diiringi oleh keluarga, dua mobil jenazah tersebut dikawal ketat polisi.
"Kami sudah mengikhlaskan semua," kata eks anggota DPRD ini menutup pembicaraan.
(anw/nrl)











































